Daftar Isi
Sebagian besar permasalahan Solahart sebenarnya punya pola yang mirip: air kurang panas, katup menetes, bocor, atau air berubah warna. Dengan mengenali gejalanya sejak awal, Anda bisa membedakan mana yang cukup dicek sendiri dan mana yang perlu ditangani teknisi. Panduan ini merangkum penyebab dan solusinya secara ringkas.
Ringkasan
- Air kurang panas paling sering disebabkan cuaca mendung, booster mati, kolektor kotor, atau kapasitas tangki terlalu kecil.
- Katup PTR yang menetes sedikit saat pemanasan umumnya normal, tetapi aliran terus-menerus perlu diperiksa.
- Air berwarna atau berbau biasanya terkait anoda yang habis dan endapan kerak di dalam tangki.
- Servis berkala mencegah sebagian besar kerusakan dan memperpanjang umur unit.
7 Permasalahan Solahart yang Paling Sering Terjadi
Solahart bekerja dengan prinsip thermosiphon dan kolektor surya, sehingga kinerjanya dipengaruhi cuaca, kebersihan panel, dan kondisi tangki. Berikut permasalahan Solahart yang paling sering kami temui di lapangan.
1. Air kurang panas
Ini permasalahan Solahart nomor satu yang dikeluhkan pemilik. Penyebabnya bisa sederhana atau butuh pemeriksaan lebih dalam:
- Cuaca mendung atau hujan berhari-hari: panas matahari tidak cukup, sehingga unit bergantung pada booster listrik.
- Booster mati: MCB turun, saklar booster dimatikan, atau elemen pemanas rusak.
- Kolektor kotor atau terhalang: debu, daun, lumut, atau bayangan bangunan dan pohon baru mengurangi penyerapan panas.
- Kapasitas terlalu kecil: jumlah penghuni bertambah, tetapi ukuran tangki tetap sama.
2. Air terlalu panas atau katup PTR menetes
Katup PTR (pressure and temperature relief) adalah pengaman yang membuang sedikit air saat tekanan atau suhu naik. Tetesan kecil ketika air sedang memanas umumnya normal. Jika air mengalir terus-menerus atau air keluar sangat panas, katup bisa aus, tekanan pipa terlalu tinggi, atau thermostat booster bermasalah.
3. Kebocoran tangki, kolektor, atau sambungan
Rembesan di sambungan pipa sering bisa diatasi dengan mengganti seal atau mengencangkan fitting. Bocor pada bodi tangki atau kolektor biasanya akibat korosi dari dalam dan merupakan permasalahan Solahart yang serius. Segera tutup keran air masuk dan matikan booster bila tangki bocor.
4. Tekanan air panas lemah
Aliran air panas yang lebih kecil dibanding air dingin bisa disebabkan saringan (strainer) tersumbat, kerak di pipa, katup yang setengah tertutup, atau pompa pendorong yang lemah. Mixing valve yang kotor juga dapat membatasi aliran.
5. Air berwarna atau berbau
Air kecokelatan atau berkarat umumnya menandakan anoda magnesium sudah habis sehingga tangki mulai terkorosi. Bau seperti telur busuk bisa muncul dari reaksi anoda dengan kandungan tertentu dalam air. Endapan kerak dan lumpur di dasar tangki juga membuat air keruh.
6. Booster, thermostat, atau MCB bermasalah
Jika MCB turun setiap kali booster menyala, kemungkinan elemen pemanas korsleting atau kabel lembap. Thermostat yang rusak bisa membuat booster tidak pernah menyala atau justru tidak berhenti memanaskan.
7. Muncul bunyi dari tangki atau pipa
Bunyi letupan atau mendesis sering berasal dari kerak yang menempel pada elemen booster, permasalahan Solahart yang umum di daerah dengan air sadah. Bunyi ketukan di pipa biasanya akibat udara terperangkap atau water hammer saat keran ditutup mendadak.
Tabel Gejala, Penyebab, dan Solusi Permasalahan Solahart
Gunakan tabel berikut sebagai panduan cepat untuk mencocokkan gejala dengan kemungkinan penyebabnya. Satu gejala bisa berasal dari beberapa penyebab, jadi periksa dari yang paling mudah terlebih dahulu.
| Gejala | Kemungkinan penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Air kurang panas | Mendung, booster mati, kolektor kotor, tangki terlalu kecil | Nyalakan booster, cek MCB, bersihkan kolektor, evaluasi kapasitas |
| PTR menetes terus | Katup aus, tekanan pipa tinggi, thermostat rusak | Ganti katup PTR, pasang pressure limiting valve, cek thermostat |
| Tangki atau kolektor bocor | Korosi, seal getas, sambungan longgar | Ganti seal atau fitting; tangki bocor perlu dinilai teknisi |
| Tekanan air lemah | Strainer tersumbat, kerak, katup setengah tertutup | Bersihkan strainer, buka penuh katup, flushing pipa |
| Air berkarat atau berbau | Anoda habis, endapan kerak di tangki | Ganti anoda, kuras tangki |
| MCB sering turun | Elemen korsleting, kabel lembap | Ganti elemen, perbaiki instalasi listrik |
| Bunyi letupan atau ketukan | Kerak di elemen, udara di pipa, water hammer | Descaling elemen, buang udara, pasang peredam |
Mana yang Bisa Dicek Sendiri dan Mana yang Perlu Teknisi?
Beberapa permasalahan Solahart bisa Anda periksa tanpa alat khusus. Selama tidak membuka panel listrik atau naik ke atap tanpa pengaman, pemeriksaan berikut aman dilakukan.
Bisa dicek sendiri
- Posisi saklar booster dan kondisi MCB di panel listrik.
- Bayangan baru yang menutupi kolektor, misalnya dahan pohon atau bangunan tetangga.
- Katup air masuk dan keran utama yang mungkin belum terbuka penuh.
- Tetesan di sekitar sambungan pipa yang terlihat dari bawah.
Harus ditangani teknisi
- Penggantian katup PTR, anoda, elemen booster, dan thermostat.
- Kebocoran pada tangki atau kolektor.
- MCB yang terus turun meski booster sudah dinyalakan ulang.
- Pengurasan tangki dan pembersihan kerak di elemen.
Perhatian: Jangan menyumbat atau mengikat katup PTR untuk menghentikan tetesan. Katup ini adalah pengaman utama tangki, dan menonaktifkannya bisa sangat berbahaya.
Mencegah Permasalahan Solahart dengan Servis Berkala
Sebagian besar permasalahan Solahart berawal dari hal kecil yang dibiarkan, seperti kerak menumpuk atau anoda yang tidak pernah diganti. Servis berkala oleh teknisi membuat masalah ini terdeteksi sebelum menjadi kebocoran.
- Anoda magnesium: umumnya diperiksa sekitar 3–5 tahun sekali, lebih cepat bila air di lokasi Anda sadah atau payau. Fungsinya dijelaskan dalam artikel tentang anoda korban.
- Katup PTR: dicek fungsinya secara rutin sesuai buku manual dari Solahart dan diganti bila sudah aus.
- Kolektor: dibersihkan dari debu dan lumut, terutama di area berdebu atau dekat pepohonan.
- Tangki: dikuras untuk membuang endapan, terutama bila sumber air berasal dari sumur.
Tips teknisi: Catat tanggal servis terakhir dan komponen yang diganti di kertas yang ditempel dekat panel listrik. Dengan begitu, teknisi berikutnya langsung tahu riwayat unit dan Anda tidak perlu menebak kapan anoda terakhir diganti.
Untuk perawatan mandiri harian dan bulanan, baca tips merawat pemanas air Solahart. Sementara jadwal dan checklist servis profesional dibahas di artikel perawatan pemanas air Solahart.

FAQ Permasalahan Solahart
Apakah normal katup PTR Solahart meneteskan air?
Tetesan kecil saat air memanas umumnya normal karena air memuai. Jika air mengalir terus atau keluar dalam jumlah banyak, segera hubungi teknisi.
Kenapa air Solahart tidak panas saat musim hujan?
Saat mendung, panas matahari tidak cukup sehingga unit mengandalkan booster listrik. Pastikan booster menyala dan MCB tidak turun; bila tetap dingin, ini termasuk permasalahan Solahart yang perlu diperiksa teknisi.
Berapa lama sekali Solahart perlu diservis?
Umumnya servis berkala disarankan setiap tahun, dengan pemeriksaan anoda setiap beberapa tahun. Interval bisa lebih pendek bila kualitas air di lokasi Anda kurang baik.
Mengalami permasalahan Solahart yang belum teratasi? Tim teknisi kami siap memeriksa dan memperbaiki unit Anda melalui service center Solahart Alharsun Indo. Hubungi WhatsApp 0816-998-935 atau telepon (021) 2960-8209 untuk menjadwalkan kunjungan.

